5 orang ini selamat ajaib dari kecelakaan padahal harusnya mati

1.
Pesawatnya jatuh lalu terdampar di Samudera Hindia, remaja ini selamat

Bahia Bakari. istimewa


Merdeka.com - Bahia Bakari, merupakan satu-satunya penumpang yang selamat saat pesawat yang ditumpanginya terjatuh di Samudera Hindia. Ketika itu, Bakari masih berusia 14 tahun.
Bakari menumpang pesawat Yemenia dengan nomor penerbangan 626 pada 30 June 2009. Dia berangkat bersama ibunya dari Sanaa, Yaman menuju Moroni, Komoro. Sebelum tiba di tempat tujuan, pesawat mengalami masalah hingga jatuh di tengah laut dekat Komoro.
Ajaib, bocah 14 tahun ini selamat meski harus terombang-ambing gelombang selama 13 jam di atas puing pesawat. Padahal, dirinya tidak memakai alat pelampung sama sekali. Sedangkan ibunya dinyatakan tewas bersama 152 penumpang lainnya.
"Di tengah kabut pagi, di sana ada Bahia. Suatu keajaiban, ini benar-benar pertarungan luar biasa untuk bertahan hidup," ujar seorang Menteri Prancis, Alain Joyandet. Sejak itu, Bakari dijuluki 'bocah ajaib'.

2.
Michael Holmes selamat usai jatuh dari ketinggian 3 kilometer tanpa parasut
Michael Holmes sesaat sebelum sadar parasutnya rusak.
 


Merdeka.com - Michael Holmes, seorang penerjun payung, seperti biasa melakukan aksinya di Selandia Baru pada 12 desember 2006. Siapa sangka, dalam aksinya kali itu, Holmes mengalami kesialan.
Kedua parasutnya parasut utama maupun cadangan tidak mau terbuka dan kusut. Akhirnya dari 3.657,6 meter, Holmes melawan gravitasi dengan jatuh bebas dengan kecepatan 120 meter per jam.
Tetapi dia sangat beruntung. Saat terjatuh ia menghantam semak-semak (pohon blackberry). Akibat itulah kecepatan jatuhnya berkurang dan ia juga mengalami patah tulang di sekujur tubuhnya. Dan akibat patah tulang itu kecepatanya juga berkurang karena saat jatuh hampir seluruh permukaan badanya mengenai tanah satu persatu.
Video Holmes saat selamat dari insiden mengejutkan itu sampai sekarang terus dipelajari ilmuwan.

3.
16 pemain Rugby selamat saat pesawatnya jatuh di Andes

  
Para Penyintas kecelakaan pesawat di Andes.Merdeka.com - Pada Jumat, 13 Oktober 1972, pesawat dikelola Angkatan Udara Uruguay terbang melintasi Pegunungan Andes membawa 45 orang anggota tim Rugby Stella Maris College dari Ibu Kota Montevideo.
Mereka hendak bertanding di Ibu Kota Santiago, Chile. Nahas, ketika melewati pegunungan yang memisahkan kedua negara, pilot gagal melihat ada tonjolan bukit di rute terbang mereka. Ditambah cuaca buruk dan awan pekat, pesawat itu jatuh ke lereng penuh salju.
Sebanyak 16 orang ajaibnya selamat dari insiden tersebut. Mereka harus bertahan dengan suhu yang mendadak bisa anjlok menjadi minus 30 derajat. Belum lagi tidak ada makanan, sehingga para penyintas itu terpaksa memakan apapun. Hantaman longosoran salju pada hari kedelapan, tetap gagal membunuh para penyintas yang tersisa.
Dua pemuda yang selamat, Nando Parrado dan Roberta Canessa, melakukan tindakan nekat setelah 72 hari mereka tak melihat tanda-tanda upaya SAR. Keduanya menembus badai, melewati pegunungan Andes, untuk memberitahu penduduk kota terdekat di Chile bahwa ada 14 rekan mereka masih terjebak di tengah gunung.
Ke-16 penumpang itu akhirnya selamat. Kisah hidup pemain Rugby uruguay itu sampai sekarang disebut-sebut mukjizat paling luar biasa di balik insiden kecelakaan pesawat sepanjang sejarah.

4.
Tersesat nyaris dua minggu di Gurun Sahara, Mauro Prosperi tetap hidup
Foto Mauro Prosperi sebelum hilang di Gurun Sahara. 

Merdeka.com - Prosperi adalah atlet marathon yang mengikuti lomba Des Sables pada 1994 di Maroko. Setelah melewati 6 hari, tiba-tiba rutenya dihantam badai padang pasir. Imbasnya, pria asal Italia itu kehilangan arah.
Akhirnya ia bingung dan belari ke arah yang salah, sehingga malah menempuh ratus kilometer menuju Aljazair. Setelah 36 jam ia kehabisan makanan dan air.
Prosperi bertahan hidup dengan meminum air seni sendiri dan memakan kelelawar yang tinggal di sebuah masjid yang telah ditinggalkan dan kadang-kadang ular yang ditemukan di padang pasir.
Tidak ingin mati di padang pasir, ia mencoba bunuh diri di masjid dengan memotong pergelangan tangannya denga pisau kecil yang dimilikinya. Usahanya gagal karena kekurangan air yang menyebabkan darahnya menebal dan bergumpal sebelum dia sempat mati.
Setelah 9 hari sendirian di padang pasir, ia ditemukan oleh keluarga nomaden dan dibawa ke sebuah kamp militer Aljazair, dan dari sana dibawa ke rumah sakit. Dia telah tersesat 186 mil dari rute marathonnya, dan dlaporkan telah kehilangan berat badan 18 kilogram.

5.
Bayi 14 bulan selamat dari kecelakaan pesawat di Sudan

Bayi selamat dari kecelakaan pesawat di Sudan Selatan.
Merdeka.com - Warga Sudan Selatan sedang ramai membicarakan keajaiban setelah tim evakuasi berhasil menarik bayi berumur 14 bulan dari puing-puing pesawat kargo Rusia yang jatuh di pinggiran Ibu Kota Juba. Bayi bernama Nyloak Tong itu jadi korban selamat bersama dua orang dewasa lainnya.
Surat kabar The Daily Mail melaporkan, Kamis (5/11), Tong naik pesawat kargo itu bersama ibu dan empat kakak lelakinya. Sayang, Tong kini sebatang kara karena seluruh keluarganya tewas dalam kecelakaan.
Jumlah korban tewas pesawat jenis Antonov yang jatuh itu masih simpang siur. Secara resmi, manifes pesawat mencatat cuma ada 18 penumpang resmi. Nyatanya, tim evakuasi menemukan setidaknya 36 jenazah. Korban tewas diprediksi bisa melonjak hingga 40 orang. Ada pula dugaan bahwa sebagian korban adalah warga yang kebetulan sedang berada di pinggir Sungai Nil, lokasi jatuhnya pesawat.
Menteri Transportasi Sudan Selatan, Kuong Danhier Gatluak membenarkan bayi itu selamat tanpa luka berarti. Kini Tong dirawat di RS Juba. Pemerintah Sudan Selatan mengaku membutuhkan alat berat untuk menarik bangkai pesawat. "Alat berat itu untuk memastikan apakah masih ada jenazah yang di bawah pesawat," kata Gatluak.

sumber: www.merdeka.com


Penampakan kuntilanak di masjid hebohkan warga Lereng Gunung Kekep

Penampakan kuntilanak di masjid hebohkan warga Lereng Gunung Kekep
Foto jarang berhasil ditampilkan. Silahkan klik link sumber di bawah postingan ini untuk melihatnya

Penampakan di masjid lereng Gunung Kekep. ©2015 merdeka.com/parwito


Merdeka.com - Warga Dusun Gunung Kekep, Desa Ngglondong, Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dibuat heboh dengan kemunculan sosok hantu kuntilanak. Penampakan itu muncul setelah Afuan yang akrab disapa Afu (18) tidak sengaja mengambil gambar beberapa teman-teman sepermainannya saat salat Isya di Masjid Al Ikhlas.

Kejadiannya sekitar akhir Januari 2015 lalu. Kejadian itu sampai saat ini masih teringat betul di benak para warga.

Cerita itu bermula saat Afu yang membolos mengaji malah bermain-main di sekitaran Masjid Al Ikhlas. Sambil iseng, dia memotret temannya yang sedang salat dengan handphone (HP).

"Afu tidak ngaji, malah datang selepas mengaji yang rutin dilakukan, tepatnya saat Pak Kyai dan teman-temanya menunaikan ibadah salat Isya," ungkap Awidarmuji (54) yang akrab dipanggil Pak Dhe Muji warga sekitar memulainya bercerita kepada merdeka.com Senin (28/9).

Pak Dhe Muji mengungkapkan, begitu selesai memotret dengan hp-nya, Afu melihat hasil fotonya sendiri. Betapa kaget dirinya karena hasil foto bukan hanya gambar teman-temannya, melainkan sosok kuntilanak.

Sosok kuntilanak itu ada di atas kepala Budiyanto. Penampakan terlihat jelas dan anehnya hanya dalam bentuk bayangan berwarna hitam dan putih serta titik merah pada bibir sang hantu tersebut.

Disebutnya pula mata kuntilanak itu melotot. Dengan rambut panjang terurai ke depan, sosok hantu itu malah justru terlihat jelas dibandingkan jemaah yang salat. Afu kaget setengah mati.

Meski sudah beberapa bulan berlalu, penampakan hantu wanita kuntilanak ini menjadi buah bibir Temanggung. Foto penampakan wujud kuntilanak ini pun menyebar ke ponsel-ponsel warga di sana.

Azam bocah pengungsi Syria reuni dengan keluarganya

Azam
Image captionAzam bersama dengan keluarganya di rumah sakit di Jerman.
Seorang anak Suriah yang hilang dari sebuah rumah sakit di Belgrade ketika mengungsi ke Eropa, akhirnya berkumpul dengan orangtuanya di Jerman.
Kasus kehilangan Azam yang berusia lima tahun itu memicu kampanye di media sosial yang cukup besar #FindAzam.
Wartawan BBC John Sweeney, yang memimpin pencarian Azam, menulis kicauan tentang berita tersebut.
Azam berpergian mendahului orangtuanya dengan seorang pamannya dan mengalami cedera dalam perjalanan.
Azam bukan satu-satunya anggota keluarga yang terluka dalam perjalanan dari Suriah ke Eropa.
Dia berkumpul dengan orangtuanya pada Kamis di rumah sakit di Jerman, dimana ayahnya dirawat karena patah lengan yang dialami dalam perjalanan melalui Yunani.
Azam
Image captionAzam pergi bersama pamannya sebelum perawatan selesai.
John Sweeney bertemu dengan Azam di Serbia pada September lalu ketika membuat sebuah dokumenter mengenai jalur pengungsi untuk program BBC Panorama.
Anak itu menangis kesakitan karena sebuah mobil melindasnya ketika dia tertidur, dan mematahkan rahangnya.
Tetapi Azam menghilang dengan pamannya sebelum perawatan di Belgrade selesai.
Dalam program BBC Newsnight, melacak jejak jalur pengungsi yang diambil Azam dan pamannya, yang berjalan dari Serbia ke Hamburg di mana anak ini ditemukan oleh tim BBC setelah pencarian yang lama, dengan menggunakan media sosial.
Pamannya mengatakan kepada BBC bahwa sebuah serpihan telah mengenai mata Azam dalam penembakan di Damaskus dan dia diminta oleh orangtua anak itu untuk membawanya secepat mungkin ke Jerman untuk mendapatkan perawatan.
Dia mengatakan bahwa dia dipaksa untuk membawa anak itu keluar dari rumah sakit di Serbia karena prioritas utama adalah membawa dia ke Jerman secepat mungkin.
Azam
Image captionAzam menangis kesakitan karena luka pada rahang.
Azam
Image captionWartawan BBC John Sweeney , Azam dan pamannya Khalil al-daham.
Azam
Image captionAzam bersama dengan pamannya berjalan dari Serbia ke Hamburg, Jerman.
Sumber: bbc.com/indonesia